Database

March 27th, 2011 by eddypriyo Leave a reply »

Tidak bisa dipungkiri bahwa database merupakan salah satu komponen terpenting dalam sebuah sistem informasi, karena database menjadi tempat untuk menyimpan dan mengorganisasikan seluruh data yang ada dalam sistem untuk menghasilkan informasi-informasi tertentu secara cepat, akurat dan bermanfaat. Seperti halnya teknologi lainnya, teknologi database pun mengalami perkembangan sejalan dari penelitian para ahli, berikut adalah perkembangan teknologi database, software dan salah satu contoh implementasinya dalam dunia bisnis.



Pengertian Database

Menurut wikipedia.org database adalah sekumpulan data yang tersimpan secara sistematis sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari data tersebut. Atau secara garis besar maka database adalah sekumpulan data yang saling berhubungan, disusun menurut aturan tertentu dan secara logis untuk menghasilkan informasi.

Sebelum adanya database, pengolahan data dilakukan dengan menggunakan file processing system. System ini mempunyai kelemahan karena tidak terintegrasi-nya sehingga memungkinkan adanya pengulangan data dan akses terhadap data yang terbatas. Dengan adanya system database, dikarenakan data terorganisasikan sedemikian rupa dan saling berhubungan maka semua permasalahan tersebut dapat teratasi.



Perkembangan Aplikasi dan Teknologi database

Dengan semakin berkembangnya pemikiran dan teknologi komputer secara umum, maka seiring dengan hal tersebut, teknologi pengolahan data pun mengalami perkembangan untuk dapat menghasilkan data secara cepat, efisien dan semakin akurat, hal ini disebut teknologi database. Ada beberapa teknologi database seperti :

  1. Flat File Database. Teknologi ini digunakan sekitar tahun 1960 – 1980an. Database ini sama dengan file spreadsheet, berupa baris-baris dan kolom tetap dalam file.
  2. Hierarchical Database. Populer pada tahun 1970 – 1990an. Data di representasikan sebagai record dan link, record diorganisasikan sebagai struktur Tree. Kelemahan dari teknologi ini adalah masalah fleksibiltas dan pengulangan data.
  3. Network Database. Data pada teknologi ini direpresentasikan oleh sekumpulan record, sedangkan relasi antar data direpresentasikan oleh record dan link. Record disusun sebagai ring. Model ini mempunyai kelemahan tidak memungkinkan terjadinya relasi many-to-many. Populer pada tahun 1970 – 1990an.
  4. Relational Database. Relational berisi kumpulan tabel, dimana setiap tabel mempunyai nama dan struktur yang unik. Dalam setiap tabel, terdiri dari recorf data yang tersusun dalam struktur yang sama dan memiliki fild kunci yang menjadi penghubung antar tabel yang ada dan berkait satu sama lain. Populer pada tahun 1980 dan karena memiliki beberapa kelebihan dibanding teknologi sebelumnya, sampai sekarang teknologi ini masih digunakan.
  5. Object Oriented Database. Object oriented mulai dikembangkan pada tahun 1990 dan digunakan sampai dengan sekarang. Teknologi ini menjawab kelemahan pada teknologi relational database yang tidak mampu menangani kebutuhan data yang kompleks dan aplikasi relational database lebih banyak membutuhkan kinerja yang tinggi. Teknologi ini berorientasi pada objek, atribut dan metode.
  6. Web Database. Perkembangan web sekarang, dari statis, dinamis menuju ke interaktif yang memungkinkan pengguna dapat menerima dan memberi respon. Hal ini bisa terjadi dengan cara mengintegrasikan database dengan halaman web.
  7. Data Warehouse. adalah suatu konsep dan kombinasi teknologi yang memfasilitasi organisasi untuk menyimpan dan mengelola data historis yang dibutuhkan dari sistem atau aplikasi operasional sehingga dapat dianalisa untuk pertimbangan pembuatan keputusan.

Seiring dengan perkembangan teknologi database yang telah disebutkan diatas, aplikasi (perangkat lunak) yang digunakan untuk mengelola suatu database dan menjalankan operasi terhadap data oleh pengguna secara mudah. Aplikasi ini biasa disebut dengan Database Management System (DBMS). Penggunaan DBMS ini memungkinkan performansi yang lebih besar dibanding dengan menggunakan flat file atau spreadsheet, meningkatkan integritas data, sentralisasi data, dan data akan tersimpan dengan aman.

Sejarah DBMS dimulai pada tahun 1960 yang dikenal dengan Navigational DBMS, lalu Relational DBMS pada tahun 1970, SQL DBMS pada akhir tahun 1970an dan terakhir adalah Object Orientation Database. Contoh DBMS atau aplikasi yang paling banyak digunakan sekarang ini adalah Oracle dari perusahaan Oracle Corporation banyak digunakan untuk data  dan transaksi yang besar dan kompleks, MySQL adalah aplikasi berlisensi GNU, MS SQL Server dan MS Access dari Microsoft. Masih banyak lagi contoh aplikasi yang digunakan, namun aplikasi database tersebut adalah yang paling populer untuk saat ini.



Pengertian Database Bagi Pelaku Bisnis

Dalam dunia bisnis yang menuntut perubahan dan perbaikan yang semakin cepat, dibutuhkan ketepatan dan kecepatan dalam membuat keputusan. Disini, database memiliki peran untuk dapat menghasilkan informasi yang komprehensif bagi pelaku bisnis sebagai bahan pembuatan keputusan, analisis kebutuhan perusahaan, hingga peramalan kondisi perusahaan secara utuh dan cepat.

Salah satu kegiatan bisnis yang didukung oleh database adalah kegiatan pemasaran, sebagai contoh: ketika ada pelanggan membeli barang pada waktu dan jumlah tertentu maka data yang kita butuhkan adalah data pelanggan, data barang, data transaksi. Data pelanggan berisi nama pelanggan, alamat pelanggan, nomor telepon. Data barang berisi nama barang, jenis barang. Sedangkan untuk data transaksi berisi nama pelanggan, alamat pelanggan, nomer telepon pelanggan, nama barang yang dibeli, jenis barang yang dibeli, waktu pembelian, jumlah barang yang dibeli.

Jika data-data tersebut dikelompokkan dalam model database yang sesuai, maka akan bisa dikelompokkan menjadi tabel-tabel berikut :

Master Data Pelanggan
id_pelanggan (key)
nama_pelanggan
alamat
no_telp
Master Data Barang
id_barang (key)
nama_barang
jenis
Data Transaksi
id_transaksi (key)
id_pelanggan (foreign key)
id_barang (foreign key)
waktu_pembelian
jumlah

Dari model database relational diatas, terdiri dari 3 tabel, setiap tabel memiliki primary key sendiri-sendiri sebagai tanda unik untuk pengenal, dan foreign key pada tabel Data Transaksi digunakan untuk merelasikan data dengan data yang tersimpan pada tabel lain.



Kesimpulan

Penggunaan database efektif dan efisien pada masa sekarang adalah kebutuhan yang mendesak untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Dengan data yang ringan dan lengkap, pelaku bisnis bisa mendapatkan informasi yang luas untuk mendukung keputusan yang akan dibuat.

Sumber:

  1. Lecture Notes
  2. Wikipedia.org. http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data diakses pada 26 Maret 2011
  3. Astiti, Sri. “Trend Teknologi Database” http://www.e-capacity-building.info/ecb5/index.php?option=com_content&task=view&id=37&Itemid=33 , diakses pada 26 Maret 2011
  4. Wikipedia.org. http://en.wikipedia.org/wiki/Database_model diakses pada 26 Maret 2011
  5. Wikipedia.org. http://en.wikipedia.org/wiki/Database_management_system . Diakses pada 26 Maret 2011

Oleh Eddy Priyo Anggono (1401159964)

Advertisement

Leave a Reply